“Masyarakat diminta selalu mengikuti informasi resmi pemerintah. Jangan panik, tetapi tetap waspada. Jika melihat kenaikan permukaan air, khususnya di kawasan sekitar Batang Lembang dan Batang Gawan, segera berkoordinasi dengan petugas atau aparat kelurahan,” ujarnya.
Selain langkah darurat, Pemko Solok juga melakukan tindakan pencegahan lanjutan, seperti pembersihan saluran yang berpotensi tersumbat serta pemantauan rutin di titik-titik rawan sepanjang aliran sungai. Pemerintah turut mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke drainase dan sungai agar aliran air tetap lancar serta risiko banjir dapat ditekan.
Baca juga : Korban Tewas di Agam Capai 74 Orang, 78 Orang Masih Dalam Pencarian
Wali Kota Ramadhani Kirana Putra juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, relawan, dan seluruh unsur yang aktif membantu. “Kerja sama dan semangat gotong royong sangat membantu mempercepat penanganan bencana ini. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat,” katanya.
Untuk mendukung koordinasi lapangan, Posko Siaga Banjir BPBD Kota Solok beroperasi 24 jam. Masyarakat dapat menghubungi 0812 6771 299 atau call center 112 untuk melaporkan kondisi darurat maupun meminta bantuan.






