Padang Pariaman, Sindotime-Sudah jatuh ditimpa tangga pula. Demikianlah pepatah untuk menggambarkan kondisi terakhir ratusan warga yang tinggal di Komplek Bumi Kasai Permai. Di mana, usai dilanda banjir akibat meluapnya irigasi Tong Blau, kini warga mengalami krisis air bersih.
Selama ini, warga sangat bergantung dengan ketersediaan air PDAM untuk memenuhi kebutuhan mulai dari Mandi Cuci Kakus (MCK). Namun semenjak banjir, air PDAM juga tidak mengalir. Dan warga juga tidak bisa berbuat apa-apa dengan kondisi tersebut.
Baca juga : Korban Meninggal Dunia Bencana Sumbar Capai 88 Orang, 85 Orang Masih Dalam Pencarian
“Kalau untuk banjir, sudah surut pak. Hanya saja kami sekarang mengalami kesulitan air bersih untuk mandi dan membersihkan rumah kami yang berlumpur usai banjir,” kata warga Komplek Bumi Kasai Permai, Sudirman Baron, Sabtu (29/11).
Dia juga tidak menampik jika, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, warga mengandalkan air PDAM. Karena, untuk air sumur di komplek tersebut kondisinya juga tidak bagus. Selain airnya yang berbau, juga keruh dan kuning serta berminyak.






