SINDOTIME.COM-Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian gencar edukasi kepada panitia kurban di masjid dan mushalla terkait cara memilih hewan ternak yang sehat serta memenuhi syarat untuk ibadah kurban. Kegiatan ini menyasar sekitar 140 orang panitia yang tersebar di lima kecamatan, yakni Koto Tangah, Kuranji, Lubuk Begalung, Pauh, dan Lubuk Kilangan.
Program sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman panitia agar mampu memastikan hewan yang akan dikurbankan benar-benar sesuai dengan standar kesehatan dan ketentuan syariat. Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan sudah mulai dilaksanakan sejak pekan ini dengan fokus pada aspek kesehatan hewan kurban.
Setelah tahap sosialisasi, Dinas Pertanian akan melanjutkan dengan pemeriksaan langsung terhadap hewan kurban. Mulai 4 Mei 2026, tim akan turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi hewan di sekitar 64 kandang penampungan yang tersebar di wilayah Kota Padang. Pemeriksaan ini melibatkan tim kesehatan hewan yang terdiri dari dokter hewan dan tenaga medis veteriner.
Selain itu, lokasi penampungan dan penjualan hewan kurban juga telah dipetakan berdasarkan data tahun sebelumnya. Tim akan meninjau kembali titik-titik tersebut untuk memastikan apakah penjual lama masih beroperasi, sekaligus mengidentifikasi kemungkinan adanya lokasi baru.
Hewan yang dinyatakan memenuhi kriteria kesehatan dan kelayakan kurban akan diberi tanda khusus berupa label berwarna putih yang memuat logo Pemerintah Kota Padang serta keterangan “Sehat dan Layak Kurban”. Label ini menjadi penanda bahwa hewan tersebut telah lolos pemeriksaan dan siap disembelih pada perayaan Idul Adha 1446 Hijriah.(*/zoe)











