SINDOTIME.COM–Pemerintah Kota (Pemko) Padang tengah memulai tahapan sosialisasi terkait mekanisme distribusi dana stimulan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025. Program ini diarahkan untuk mendukung rehabilitasi fisik rumah warga di empat kecamatan yang mengalami dampak paling signifikan, yaitu Koto Tangah, Kuranji, Nanggalo, dan Pauh.
Hasil verifikasi serta validasi lapangan menjadi dasar penentuan besaran bantuan, yang dibedakan menurut tingkat kerusakan bangunan. Untuk kategori rusak sedang, setiap unit rumah memperoleh bantuan sebesar Rp 30 juta, sementara kategori rusak ringan menerima Rp 15 juta per unit.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa anggaran tersebut bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP), yang penggunaannya dibatasi khusus untuk kegiatan perbaikan rumah, bukan sebagai bantuan tunai bebas.
Dalam implementasinya, skema penyaluran dana dilakukan secara bertahap dengan komposisi penggunaan yang telah ditentukan, yakni 75 persen untuk pembelian material bangunan dan 25 persen untuk biaya tenaga kerja. Mekanisme ini juga mensyaratkan penerima bantuan untuk terlebih dahulu melakukan pemesanan bahan bangunan sebelum mencairkan dana upah tukang.
Data penerima manfaat yang telah ditetapkan dalam BNBA mencakup 30 unit rumah dengan kerusakan sedang dan 272 unit rusak ringan. Selain itu, terdapat 294 rumah dengan kategori rusak berat, 121 rumah dilaporkan hanyut, serta 108 unit rumah yang direncanakan untuk direlokasi karena berada di kawasan berisiko tinggi.
Guna mempercepat proses pelaksanaan di lapangan, pemerintah telah membentuk Tim Teknis yang bertugas memberikan pendampingan administrasi kepada calon penerima bantuan. Seluruh tahapan administrasi ini wajib dipenuhi sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi persoalan hukum di kemudian hari.
Pemerintah menargetkan fase peralihan dari kondisi tanggap darurat menuju tahap pemulihan dapat diselesaikan sepenuhnya pada 20 Juli 2026.(*/zoe)











