Nasional

Prioritaskan Pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan via Penguatan Konsep Ekonomi Biru

×

Prioritaskan Pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan via Penguatan Konsep Ekonomi Biru

Sebarkan artikel ini
(foto : biro bpmi setpres)

SINDOTIME.COM-Saat mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, (9/5), Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan pemerintah yang akan memprioritaskan pembangunan sektor kelautan dan perikanan melalui penguatan konsep ekonomi biru.

Menurut Presiden, kekayaan laut Indonesia merupakan anugerah besar yang harus dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Di hadapan ratusan nelayan, Presiden menyampaikan bahwa pemerintahannya akan mendorong investasi besar-besaran di bidang kelautan.

“Karena itu, pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kita sekarang adalah ekonomi biru, ekonomi laut biru, the blue ocean economy. The blue ocean economy ini adalah sangat penting, ini adalah karunia yang maha kuasa, kita harus bersyukur dan kita harus sekarang besar-besaran investasi,” ujar Presiden Prabowo.

Baca Juga  Dukung Berkelanjutan Perjuangan Rakyat Palestina, Prabowo Sampaikan Selamat Idul Fitri 1447 H ke Mahmoud Abbas

Presiden juga menilai sektor kelautan memiliki peran penting dalam mewujudkan kemandirian bangsa. Ia menekankan bahwa para nelayan harus menjadi aktor utama dalam pengelolaan sumber daya laut Indonesia.

“Kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, swasembada jagung, swasembada banyak sekali kita. Kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar dan para nelayan yang punya jasa besar, dan kita ingin memperkuat peran para nelayan kita,” imbuh Kepala Negara.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut mengungkapkan rencana pemerintah membangun 1.582 kapal ikan mulai tahun ini. Kapal-kapal tersebut nantinya akan disalurkan kepada kelompok nelayan melalui sistem koperasi.

“Kita akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan. Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu. Nanti bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin koperasi. Nanti akan diatur apakah 30 nelayan satu koperasi atau 30, nanti kita beri kapal. Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada yang kapal-kapal besar. Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga  Utamakan Dialog dan Diplomasi dalam Penyelesaian Persoalan Jalur Selat Malaka

Presiden optimistis program tersebut mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir di berbagai daerah. Ia berharap para nelayan dapat menikmati penghasilan yang lebih baik dan kehidupan yang semakin sejahtera.

“Rakyat kita harus sejahtera. Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera, saya ingin senyum tiap hari karena penghasilannya baik,” pungkas Kepala Negara.(*/zoe)