SINDOTIME.COM – Pengcab Federasi Karate-Do Indonesia (Forki) Padang Pariaman menargetkan untuk bisa meraih lima medali emas pada cabang karate Pekan Olarhaga Provinsi (Porprov) XVI yang akan dilaksanakan di GOR Batu Batupang, Kabupaten Solok pada 9-13 Oktober mendatang.
Meski demikian, Ketua KONI Padang Pariaman, Asmadi meminta agar cabang karate bisa mendulang lebih banyak lagi medali, atau menjadi juara umum sama dengan caban lainnya. Karena dirinya juga sudah melihat seperti apa sepak terjang dari atlet karate Padang Pariaman di berbagai iven, baik tingkat daerah, maupun nasional.
“Karate merupakan cabang terbanyak yang memberangkatkan atlet. Kalau bisa karate juga juara umum. Karena kami telah menyiapkan bonus khusus jika berhasil menjadi juara umum di cabor,” ujar Ketum KONI Padang Pariaman, Asmadi saat pelepasan atlet karate Padang Pariaman di Asrama Haji, Batang Anai, Rabu (7/10).
Dia bersyukur, secara perlahan, atlet Padang Pariaman telah mulai melahirkan medali. Seperti di cabang Muaythai misalnya yang berhasil menjadi juara umum dengan 6 emas, 1 perak, 4 perunggu. Begitu juga dengan arung jeram yang sukses mendulang delapan emas dari target satu emas.
Untuk itu, dia menekankan kepada para karate, juga bisa terpacu mengejar gelar juara umum. Bagi cabang berhasil juara umum di cabang tersebut, nantinya akan ada tambahan uang pembinaan sebesar Rp 15 juta.
Disamping bonus yang diperkirakan sekitar Rp 30 juta untuk peraih medali emas, perak Rp 15 juta dan perunggu Rp 10 juta. Namun hasil ini baru sebatas usulan, karena dia meminta kepada pemerintah daerah agar jumlahnya bisa dinaikan.
Terkait hasil medali yang telah diraih Padang Pariaman hingga siang ini, sudah mencapai 29 emas, 36 perak, 36 perunggu. Hanya terpaut satu emas dengan Kota Padang yang sudah meraih 30 emas. Namun jumlah emas Padang Pariaman masih akan bergerak, karena masih ada sejumlah cabang yang belum tampil. Seperti cabang karate misalnya.
“Jaga kesehatan, jaga pola makan dan jaga tidur. Saya minta atlet karate untuk bisa bermain dengan gemilang, lepas tanpa bebas, serta jaga nama KONI, Padang Pariaman, dan kejar juara umum,” katanya menyuntik semangat karateka.
Staf Khusus Forki Sumbar, Mirkadi Miyar yang hadir pada kesempatan itu berpesan, di cabang karate, daya tahan, teknik, taktik, mental merupakan faktor yang sangat menentukan bagi atlet dalam meraih medali di sebuah pertandingan.
“Jadi kalau beberapa faktor ini sudah ada, saya yakin juara umum bisa diperoleh. Apa lagi cabang karate merupakan olahraga yang susah untuk diukur. Apa pun kemungkin bisa terjadi, tergantung bagaimana kesiapan kita untuk menghadapi lawan di lapangan nantinya,” akunya.
Ketua Forki Padang Pariaman, Dani Putra Malindo juga tidak menampik, banyak harapan tertumpang kepada cabang karate untuk bisa memberikan hasil terbaik di Porprov nanti. Untuk itu, kepada para karateka diminta untuk bermain tanpa beban agar bisa memberikan perlawanan maksimal.











