SINDOTIME.COM—Sekitar 1.200 warga di Kampung Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, kini memiliki akses yang lebih mudah terhadap air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Akses ini tersedia berkat penerapan teknologi sistem filtrasi air berkapasitas besar yang dihadirkan melalui kolaborasi antara ParagonCorp—perusahaan Purposeful Beauty Tech asal Indonesia—dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Kealumnian (DPMK) ITB. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi penyediaan air bersih yang lebih aman dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Unit filter air tersebut dipasang di tepi Sungai Tamiang yang selama ini menjadi salah satu sumber air utama masyarakat Desa Sukajadi. Sebelumnya, air sungai yang dimanfaatkan warga sering kali berada dalam kondisi keruh dan kurang layak digunakan secara langsung.
Melalui sistem filtrasi yang dipasang, air sungai dipompa dan diproses melalui dua tahap penyaringan hingga menghasilkan air yang jernih dan aman digunakan, bahkan layak untuk dikonsumsi.
Air hasil penyaringan kemudian ditampung terlebih dahulu dalam tangki berkapasitas besar. Dari tangki tersebut, air dialirkan melalui sistem distribusi menuju toren air yang terpasang di rumah-rumah warga di Kampung Sukajadi. Dengan sistem ini, masyarakat dapat memanfaatkan air bersih untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mandi, mencuci, kebutuhan sanitasi, hingga sebagai sumber air minum.
Selain melalui jaringan distribusi ke rumah-rumah, sebagian warga juga datang langsung ke lokasi instalasi filter untuk mengambil air bersih. Pemandangan ini semakin terlihat selama bulan Ramadan, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Warga tampak mengantre dengan membawa galon kosong untuk mengisi air bersih dari sistem filtrasi tersebut.











