SINDOTIME.COM-Tim Basarnas Pekanbaru menerima laporan insiden yang membahayakan keselamatan manusia, yaitu hilangnya seorang anak berusia 4 tahun yang diduga terjatuh ke Sungai Batang Kuantan. Peristiwa ini terjadi di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, pada Jumat (3/4).
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan bahwa korban bernama Rayen (4) terakhir terlihat sekitar pukul 16.00 WIB saat bermain di tepi sungai bersama teman-temannya. Ketika teman-temannya pulang, Rayen tetap berada di lokasi. Hingga malam hari korban tidak kembali ke rumah, sehingga orang tuanya mulai melakukan pencarian.
Upaya pencarian awal hanya menemukan sandal serta mainan milik korban di pinggir Sungai Batang Kuantan. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban terpeleset atau jatuh ke sungai. Setelah menerima laporan, Basarnas segera mengerahkan enam personel tim penyelamat menuju lokasi dengan jarak tempuh sekitar 120 kilometer.
Pada Sabtu (4/4) pukul 05.00 WIB, tim SAR tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan unsur gabungan yang telah lebih dulu berada di lapangan. Mereka kemudian melakukan pemantauan di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi jatuhnya korban.
Sekitar pukul 07.00 WIB, operasi pencarian resmi dimulai dengan menyisir aliran Sungai Batang Kuantan sejauh kurang lebih 3 kilometer ke arah hilir. Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak, sambil tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel dan warga yang ikut membantu.
Hingga saat ini, korban masih belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan secara maksimal. Basarnas juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama dalam mengawasi anak-anak, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(*/zoe)





