Headline

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Akibat Hujan Disertai Angin Kencang

×

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Akibat Hujan Disertai Angin Kencang

Sebarkan artikel ini
DIBERSIHKAN : Tim dari BPBD Kota Padang ketika membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Mata Air, Kota Padang.(BPBD Kota Padang)

SINDOTIME.COM–Sebuah rumah milik warga di Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat cuaca ekstrem pada Senin (16/3). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.46 WIB saat wilayah itu diguyur hujan deras yang disertai angin kencang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa insiden berlangsung di Jalan Sutan Syahrir. Sebuah pohon mangga atau kuini dengan tinggi sekitar 20 meter dan diameter batang kurang lebih 95 sentimeter tiba-tiba roboh dan menimpa bagian rumah warga yang berada di sekitarnya.

Menurut Hendri, kondisi cuaca buruk menjadi faktor utama tumbangnya pohon berukuran besar tersebut. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai hembusan angin kencang membuat pohon tidak mampu bertahan hingga akhirnya jatuh dan menghantam bangunan rumah.

Berdasarkan pendataan BPBD Kota Padang, kerusakan pada rumah tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp20 juta. Meskipun demikian, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang segera dikerahkan menuju lokasi. Penanganan dilakukan di bawah koordinasi Kepala Pelaksana BPBD bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik.

Baca Juga  Kematian Pekerja Tewas Dalam Papan Reklame Jenis Neon Box Terus Diselidiki

Proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya petugas BPBD Kota Padang, Pak Kobeng, Babinsa, aparatur kelurahan, serta pihak PT PLN. Mereka bekerja sama membersihkan material pohon yang menimpa rumah dengan memotong batang dan ranting secara bertahap agar tidak menimbulkan kerusakan tambahan pada bangunan.