SINDOTIME.COM-Pemandangan tak sedap, menghiasi jembatan akses Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kenagarian Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Ini setelah unggukan sampah yang mulai menggunung dan sempat menghebohkan jagat maya tersebut langsung dibakar di lokasi pada Rabu (3/6) pagi.
Pantauan sindotime.com di lapangan, kepulan asap terlihat menghiasi sekitar lokasi dan cukup mengganggu setiap pengendara yang melintasi jalan tersebut. Meski belum diketahui siapa dalang dari aksi pembakaran sampah tersebut.
“Harusnya, sampahnya jangan dibakar langsung di lokasi, karena ini mengganggu lingkungan sekitar. Tapi pengelolaan yang benar, sampah tersebut diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk dipilih dan dimusnahkan,” kata salah seorang warga sekitar, Elsafitri ketika melintasi lokasi tersebut Rabu (3/6).
Dia juga mengeluhkan asap yang ditimbulkan akibat pembakaran sampah tersebut. Yang cukup mengganggu para pengguna jalan dan membuat dada sesak. Apalagi itu juga merupakan akses yang paling banyak di lalui orang, termasuk para tamu dari luar Sumbar.
Selain itu, dia juga menyayangkan lemahnya penanganan persoalan sampah oleh Pemkab Padang Pariaman. Itu terlihat banyak sampah yang bertumpuk di berbagai titik di daerah tersebut. Salah satu daerah yang boleh dikatakan darurat dengan persoalan sampah adalah Kecamatan Batang Anai, tepatnya di Kenagarian Kasang, di mana unggukan sampah bisa ditemui di berbagai lokasi.
Melihat pola pembuangan sampah yang dilakukan masyarakat, sampah tersebut, dibuang oleh warga sembari melintasi jalan tersebut dengan menggunakan sepeda motor. Kemudian, datang pemulung yang mengacak-ngacak sampah yang sudah terbungkus dalam plastika asoi, sehingga sampah rumah tangga tersebut, bertebaran di mana-mana.











