Padang

663 Kafilah Bersaing di MTQN ke-42 Tingkat Kota Padang, Perkuat Smart Surau

×

663 Kafilah Bersaing di MTQN ke-42 Tingkat Kota Padang, Perkuat Smart Surau

Sebarkan artikel ini
(foto : harris tj/sindotime)

Sebanyak 663 kafilah yang berasal dari 11 kecamatan dan mengikuti 13 cabang lomba menunjukkan luasnya ruang partisipasi dalam syiar Al-Qur’an di Kota Padang. Ajang ini sekaligus menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan peserta, mengukur hasil pembinaan di tingkat kecamatan, serta mendorong lahirnya generasi yang memiliki kompetensi dalam bidang Al-Qur’an.

Kankemenag Yasril berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap keputusan dewan hakim. Para peserta hendaknya tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadikan MTQN sebagai kesempatan memperdalam ilmu, memperluas pengalaman, dan meneguhkan komitmen untuk terus belajar serta mengamalkan Al-Qur’an setelah perlombaan berakhir.

Semangat MTQN ke-42 juga sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, terutama dalam penguatan pendidikan unggul, pembentukan karakter, peningkatan kualitas kehidupan beragama, dan penguatan kerukunan umat. Nilai-nilai Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk pribadi yang jujur, amanah, disiplin, toleran, dan bertanggung jawab. Karena itu, pembinaan generasi Qur’ani harus dilaksanakan secara terpadu melalui keluarga, madrasah, lembaga pendidikan Al-Qur’an, masjid, dan surau.

Baca Juga  Green House PLN untuk Petani Milenial, Panen Melon Melonjak Drastis

Kementerian Agama bersama para pemangku kepentingan diharapkan terus mendorong pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca dan melantunkan ayat suci, tetapi juga pada pemahaman serta penerapan pesan-pesan Al-Qur’an dalam kehidupan sosial. Inilah makna penting membumikan Al-Qur’an: menghadirkan ajarannya dalam tindakan nyata dan menjadikannya fondasi pembentukan masyarakat yang berakhlak mulia.

Melalui penyelenggaraan MTQN ke-42 Tingkat Kota Padang, Kankemenag Yasril berharap sinergi antara Pemerintah Kota Padang, Kementerian Agama, pemerintah kecamatan, lembaga pendidikan, pengurus masjid dan surau, serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat. Semangat yang terbangun selama musabaqah harus dilanjutkan dengan pembinaan rutin, penguatan Smart Surau, dan perluasan akses generasi muda terhadap pendidikan Al-Qur’an.

Baca Juga  Gantikan Junaidi, Ronaldo Jabat Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang

Tantangan sesungguhnya bukan hanya melahirkan juara MTQ, melainkan memastikan semakin banyak anak dan remaja mencintai Al-Qur’an, menjaga ibadah, serta menjadikan akhlak mulia sebagai bagian dari kehidupan mereka. Dengan komitmen bersama, MTQN ke-42 diharapkan memberikan dampak nyata bagi penguatan kehidupan beragama sekaligus mendukung terwujudnya Kota Padang yang maju, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai Qur’ani.(ztj)