Padang

Menuju MTQ ke-42 Kota Padang, Perkuat Kompetensi Dewan Hakim

×

Menuju MTQ ke-42 Kota Padang, Perkuat Kompetensi Dewan Hakim

Sebarkan artikel ini
(foto : haris tj/sindotime)

“Dewan Hakim memiliki posisi yang sangat strategis dalam pelaksanaan MTQ. Karena itu, kompetensi, integritas, objektivitas, dan tanggung jawab harus menjadi landasan utama dalam memberikan penilaian,” tegas Yasril.

Ia berharap seluruh Dewan Hakim yang mengikuti orientasi dapat memahami ketentuan dan mekanisme penilaian secara menyeluruh. Kesamaan persepsi di antara para hakim dinilai penting agar pelaksanaan MTQ ke-42 Kota Padang dapat berlangsung tertib, transparan, dan menghasilkan penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih jauh, Yasril mengingatkan bahwa MTQ bukan hanya ajang untuk mencari juara. Di balik setiap cabang yang diperlombakan, terdapat misi besar untuk membumikan Al-Qur’an, meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap kitab suci, serta membentuk masyarakat yang memiliki akhlak mulia. Karena itu, MTQ harus mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi kehidupan keagamaan masyarakat Kota Padang.

Baca Juga  DMI Koto Tangah Diminta Fokus Penguatan Peran Masjid di Masyarakat

Kegiatan penguatan kompetensi menghadirkan lima orang pemateri yang berpengalaman dan ahli di bidangnya. Kehadiran para pemateri tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan wawasan, pemahaman, serta penguatan kapasitas kepada seluruh peserta. Lima pemateri yang hadir yakni Drs. H. Suhardi A., Dr. H. Yusran Lubis, M.Pd., Dr. H. Afrizal, M.A., Dr. H. Yasril, S.Ag., M.A., serta H. Bakri, S.I.Q., M.Pd.I.

Dengan latar belakang dan pengalaman yang dimiliki, masing-masing pemateri memberikan materi sesuai bidang keahlian, sehingga kegiatan berlangsung secara substantif, interaktif, dan memberikan manfaat bagi peserta.

Baca Juga  Fadilah Ilmu: Cahaya yang Mengangkat Derajat Manusia

Kehadiran para narasumber tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi, profesionalisme, serta kesiapan peserta dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas melalui penguatan pengetahuan dan pemahaman yang lebih komprehensif.(htj)