SINDOTIME.COM-Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), serta tindak lanjut pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga yang terdampak bencana, menjadi pembahasan serius Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat saat menerima kunjungan Komandan Korps Brigade Mobil (Dankorbrimob) Brigjen Yopie Sepang, di di Ruang Rapat Sekretaris Daerah pada Kamis (21/5).
Sebelum duduk bersama dalam ruang rapat, rombongan Brigjen Yopie Sepang terlebih dahulu melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik yang terdampak bencana di wilayah Padang Pariaman. Rute kunjungan tersebut mencakup Jembatan PLTA, kawasan persawahan di Tanah Taban, saluran irigasi di Lubuk Alung, hingga lokasi pekerjaan normalisasi Sungai Batang Ulakan.
Turut hadir menyertai kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten dan staf ahli pimpinan daerah, kepala perangkat daerah terkait, Pelaksana Tugas Kapolres Padang Pariaman beserta jajarannya, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam pemaparannya saat audiensi, Wakil Bupati Rahmat Hidayat menguraikan gambaran dampak bencana yang terjadi serta berbagai rencana pemulihan yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bergerak secepat mungkin untuk memulihkan berbagai sektor yang terdampak, di mana untuk lahan pertanian dengan tingkat kerusakan ringan, penanganan telah tuntas dilakukan. Sementara itu, lahan dengan kerusakan kategori sedang hingga berat masih membutuhkan perhatian lebih, termasuk dukungan dari pemerintah pusat.
“Untuk lahan pertanian rusak ringan alhamdulillah sudah selesai 100 persen. Namun untuk kerusakan sedang dan berat masih belum terselesaikan sepenuhnya. Begitu juga lahan jagung yang hingga saat ini belum mendapatkan bantuan dari pusat,” ujar Rahmat.
Selain sektor pertanian, Rahmat juga menyoroti kebutuhan mendesak terkait tempat tinggal warga. Ia menyampaikan bahwa upaya perjuangan penyediaan lahan untuk pembangunan Huntap terus dilakukan, dan berharap adanya dukungan penuh dari pihak Korbrimob serta Satgas Penanggulangan Bencana agar persoalan ini segera mendapatkan jalan keluar.
“Kami masih terus memperjuangkan lahan Huntap bagi masyarakat terdampak. Kami berharap dukungan dari Bapak Brigjen dan Satgas Penanggulangan Bencana agar permasalahan ini dapat dibantu dan segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Pemaparan kondisi wilayah kemudian dilanjutkan oleh Kepala Dinas Pertanian, Kepala Pelaksana BPBD, serta Kepala DLHKPP. Masing-masing pejabat ini menjelaskan secara rinci kondisi sektor yang menjadi tanggung jawabnya serta perkembangan terbaru terkait penyediaan lahan untuk lokasi Huntap.
Mendengarkan penjelasan tersebut, Brigjen Yopie Sepang menegaskan kesiapannya untuk memfasilitasi koordinasi antara pemerintah daerah dengan pihak pemerintah pusat maupun tim satuan tugas penanggulangan bencana terkait berbagai persoalan yang disampaikan. Ia juga menekankan bahwa pembangunan Huntap menjadi prioritas utama yang akan segera diurus.
“Untuk Huntap nanti kita akan tindaklanjuti lagi. Prioritas kita adalah pembangunan Huntap. Terkait proses penyediaan lahannya, nantinya kita akan berkoordinasi dengan pemilik lahan, BWS, ataupun pihak lain yang memungkinkan untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan Huntap,” ungkap Brigjen Yopie.
Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi landasan dan langkah nyata dalam mempercepat seluruh proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Padang Pariaman, sekaligus mewujudkan kepastian tempat tinggal yang layak dan aman bagi seluruh masyarakat yang terdampak.











