Menanggapi kejadian tersebut, TNI melalui juru bicaranya, Brigjen TNI Heri Prakosa, menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti insiden dan memastikan standar keamanan latihan tembak dievaluasi secara ketat. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas latihan militer tidak lagi menimbulkan ancaman bagi masyarakat maupun lingkungan pendidikan di sekitar lokasi.
Selain berkomitmen melakukan penyelidikan, TNI juga menyatakan siap menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan kedua korban hingga dinyatakan pulih sepenuhnya. (*/zoe)











