Nasional

Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Mengundurkan Diri, Alasannya Jalani Pengobatan Penyakit Jantung

×

Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Mengundurkan Diri, Alasannya Jalani Pengobatan Penyakit Jantung

Sebarkan artikel ini
(foto : ig Dirgayuza)

SINDOTIME.COM-Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah memutuskan untuk memprioritaskan pemulihan kondisi kesehatannya. Pengunduran diri tersebut dilakukan karena ia akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

Keputusan Nanik disampaikan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah pertemuan. Kepastian mengenai pengunduran dirinya kemudian dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.

“Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” tulis Dirgayuza melalui akun Instagram resminya, dikutip Rabu (22/7).

Sebelum bertolak ke luar negeri, Nanik juga menyampaikan pesan perpisahan melalui akun Facebook pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan bahwa keputusan meninggalkan tugas negara bukanlah hal yang mudah, namun harus diambil demi menjalani rangkaian pengobatan.

Baca Juga  MBG Penuhi Gizi Anak dan Tingkatkan Perekonomian Lokal

“Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu (22/7), saya berangkat,” tulis Nanik dalam unggahannya, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan.

Ia menegaskan, keputusannya mencari perawatan di luar negeri bukan karena meragukan kompetensi tenaga medis Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut semata-mata dilakukan untuk memperoleh pendapat medis tambahan atau second opinion sesuai rekomendasi dari rekan yang telah lebih dahulu mengenal fasilitas kesehatan yang akan dituju.

Baca Juga  Ade Rizki Pratama Tekankan Pemerataan Gizi Anak Lewat Program MBG di Bukittinggi

“Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju,” ujarnya.

Dalam kesempatan bertemu Presiden Prabowo, Nanik juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat melanjutkan amanah sebagai Kepala BGN. Ia menilai kondisi kesehatannya saat ini harus menjadi prioritas agar dapat menjalani proses pemulihan secara optimal.

“Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya,” tulisnya.