SINDOTIME.COM-Di tengah krisis kepedulian masyarakat terhadap sampah di Padang Pariaman, ternyata masih ada sekelompok anak muda yang masih menanamkan kepeduliannya terhadap persampahan di Bumi Saiyo Sakato.
Adalah komunitas Sapu Bersih yang kini boleh dikatakan sebagai pahlawan kebersihan. Meski mereka bukanlah berasal dari Padang Pariaman, jiwa mereka merasa tepanggil untuk ikut berpartisipasi terkait penanganan sampah di Padang Pariaman.
Sejumlah aksi bersih lingkungan yang telah dilakukan komunitas tersebut adalah pembersihkan sampah di Taman Woles dan Jembatan Akses Bandara Internasional Minangkabau (BIM) yang terletak di Kenagarian Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.
“Sudah banyak titik lokasi pembuangan sampah yang sudah kami bersihkan, seperti di sepanjang jalan dan jembatan BIM termasuk di Tamah Woles,” ujar Ketua Komunitas Ketua Komunitas Sapu Bersih, David Rivaldo yang ditemui saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Minggu (19/7).
Diakui, komunitas ini berdiri diawali dengan keprihatinan mereka melihat kondisi Sumbar hari ini yang boleh dikatakan sudah darurat dengan persoalan persampahan. Karena itu, mereka menghipun sejumlah pemuda untuk membentuk komunitas Sapu Bersih.
Meski mereka merupakan warga Kota Padang, namun dirinya tetap membuka diri untuk membersihkan persoalan sampah di sejumlah titik di Sumbar. Termasuk di Padang Pariaman. Disamping juga mengajak pemuda lainnya untuk ikut peduli terhadap sampah.
Selain itu, hal lainnya yang dilakukan ke depannya adalah, Plastic Run Padang Pariaman I yang akan dilaksanakan pada Minggu (26/9). Dengan mengangkat tema Ayo Berlari, Pungut & Pilah Sampah untuk bumi yang lebih bersih, kegiatan ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat.











