Padangpariaman

Korong Kampuang Paneh Masuk ProKlim Utama Tahun 2026

×

Korong Kampuang Paneh Masuk ProKlim Utama Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
(foto : dlhpkpp padang pariaman)

SINDOTIME.COM—Korong Kampuang Paneh, Nagari Padang Toboh Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman, masuk dalam daftar 109 lokasi se-Indonesia yang memenuhi kelengkapan administrasi untuk mengikuti verifikasi Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama Tahun 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan pemeriksaan administratif terhadap dokumen usulan ProKlim, yang meliputi berita acara, lembar isian ProKlim, dokumen pendukung, serta dokumen perencanaan. Korong Kampuang Paneh selanjutnya mengikuti verifikasi dan validasi data oleh Tim ProKlim Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Senin (28/9/2026).

Korong Kampuang Paneh sebelumnya diusulkan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sebagai nominasi ProKlim Utama bersama Korong Sarang Gagak, Nagari Pakandangan, Kecamatan Anam Lingkuang. Pengusulan tersebut didasarkan pada berbagai aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan masyarakat secara aktif di tingkat tapak.

Sebelum memasuki tahapan verifikasi KLH/BPLH, Korong Kampuang Paneh telah melalui verifikasi yang dilakukan Tim Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatra Barat pada 13 Agustus 2026. Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, Korong Kampuang Paneh diusulkan untuk memperoleh Trofi ProKlim Utama dari KLH/BPLH.

Baca Juga  Pemkab Pastikan PBM Tatap Muka Tetap Berlangsung, Meski Kualitas Udara Berstatus Tidak Sehat

Verifikasi oleh Tim ProKlim KLH/BPLH dilaksanakan secara hybrid dan dibuka oleh Direktur Adaptasi Perubahan Iklim, Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH/BPLH, Franky Zamzani, S.Hut, M.Env.

Setelah pengarahan mengenai mekanisme verifikasi oleh Koordinator Pokja Pengembangan Masyarakat Berketahanan Iklim, Koko Wijanarka, S.Hut, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil verifikasi oleh Tim Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatra Barat, Dwi Elvia Ningsih, S.T.

Selanjutnya pemaparan oleh Ketua Unit Kegiatan Sosial Ekonomi Masyarakat (Ukasema), Yulbahri, didampingi Sekretaris, Fitri Yeni dan Koordinator Bidang Produksi Siti Aniar. Wali Nagari Padang Toboh Ulakan, Mulyadi, Camat Ulakan Tapakis, Efineldi, penyuluh pertanian, serta bidan desa ikut memberikan informasi tambahan terkait kinerja Ukasema.

Baca Juga  Iven Plastic Run Diundur, Panitia Pelaksana Belum Siap

Kegiatan verifikasi itu turut dihadiri Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DLHPKPP) Kabupaten Padang Pariaman, Adek Mahdalena dan dua orang fungsional DLHPKPP, Rahma dan Wilda.

Korong Kampuang Paneh mengusung fokus kegiatan “Inovasi Cerdas Menuju Nagari Mandiri, Sehat dan Tangguh Iklim.” Berbagai kegiatan adaptasi dan mitigasi telah dikembangkan masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal.

Di bidang pengelolaan sumber daya dan energi, masyarakat telah mengembangkan usaha penjualan kompos yang berasal dari jerami dan kotoran sapi. Selain itu, terdapat pemanfaatan jerami untuk produksi bioetanol yang selanjutnya dikembangkan menjadi produk parfum, serta pemanfaatan energi terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga surya dan biodigester untuk mengolah kotoran sapi menjadi biogas.