SINDOTIME.COM – Atlet taekwondo muda Sumatera Barat, Muhammad Azam Syahrizky, mendapat kesempatan membawa nama Indonesia di pentas internasional. Atlet binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Sumbar tersebut dipercaya memperkuat Tim Nasional Indonesia Junior pada ajang 14th Asian Club Taekwondo Championship (G1) 2026.
Keikutsertaan Azam dalam kejuaraan bergengsi tersebut mendapat dukungan langsung dari Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus. Dukungan itu disampaikan saat Hamdanus melepas sekaligus memberikan motivasi kepada atlet muda tersebut di Kantor KONI Sumbar, Jumat (6/11/2026).
Kejuaraan 14th Asian Club Taekwondo Championship (G1) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11–15 November 2026 di Indoor Stadium Kepala Dua, Tangerang. Kompetisi resmi World Taekwondo (WT) ini akan mempertemukan atlet dan klub taekwondo dari berbagai negara di kawasan Asia.
Dalam kesempatan tersebut, Hamdanus menyampaikan harapan agar Azam mampu memperlihatkan performa maksimal dan memanfaatkan kesempatan bertanding sebaik mungkin. Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi internasional bukan hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan pribadi, tetapi juga kesempatan mengharumkan nama keluarga, Sumatera Barat, hingga Indonesia.
Hamdanus juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam kejuaraan tersebut berpeluang membuka jalan bagi Azam untuk bergabung dengan pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
“Karena nanti ketika berhasil, maka otomatis bergabung di Pelatnas. Selain itu juga membuat bangga Tuah Sakato di iven internasional,” ucap Hamdanus.
Ia kemudian berpesan agar Azam tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh. Seluruh kemampuan yang diasah melalui latihan selama bertahun-tahun harus dikeluarkan saat bertanding, tanpa keraguan ataupun sikap setengah hati.
Selain kesiapan teknik dan fisik, Hamdanus menilai kekuatan mental juga menjadi faktor penting untuk meraih prestasi. Azam diminta menjaga semangat juang dan memiliki keyakinan sebagai atlet yang membawa tanggung jawab besar untuk daerahnya.
Prestasi di kejuaraan tersebut juga diharapkan menjadi modal bagi Azam untuk masuk dalam perhatian KONI Sumbar, terutama dalam program pembinaan atlet menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027.
“Azam jaga kesehatan selama di Jakarta. Insya Allah Azam menjadi atlet potensial dan berkembang di masa depan. Karena umur masih muda juga,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumbar, Yudha Agustian Nugraha, menjelaskan bahwa Azam akan berlaga pada kategori putra kelas U80 kilogram.












