Limapuluh Kota

Dua Titik Longsor Hantam Kawasan Flyover Kelok Sembulan, Timbun Lokasi Usaha Pedagang

×

Dua Titik Longsor Hantam Kawasan Flyover Kelok Sembulan, Timbun Lokasi Usaha Pedagang

Sebarkan artikel ini
(ilustrasi : gemini ai)

SINDOTIME.COM – Dua titik longsor dilaporkan terjadi di kawasan Flyover Kelok Sembilan, Jorong Ulu Aie, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Kedua kejadian tersebut berlangsung pada waktu berbeda, mulai Jumat (6/11/2026) malam hingga Sabtu (7/11/2026) dini hari.

Bencana tanah longsor itu melanda dua ruas jalan di kawasan Kelok Sembilan. Titik pertama berada di jalur lama, sedangkan lokasi kedua terjadi pada jalan baru yang terletak di bagian bawah kawasan flyover.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Limapuluh Kota, Zaimar Hakim, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL), Ririanto Eka Putra, mengungkapkan bahwa kejadian pertama terdeteksi sekitar pukul 22.00 WIB pada Jumat malam.

Baca Juga  19 Motor Diamankan dalam Tiga Hari Operasi Zebra Singgalang di Limapuluh Kota

Belum berselang lama, tepatnya sekitar dua jam kemudian, longsor susulan terjadi di lokasi berbeda, yakni pada ruas jalan baru di bawah kawasan Flyover Kelok Sembilan.

“Jadi, ada dua lokasi yang mengalami longsor di kawasan Flyover Kelok Sembilan. Kejadian pertama di jalan lama, disusul longsor di jalan baru yang berada di bagian bawah,” terang Ririanto.

Material berupa timbunan tanah dan bebatuan dari lereng perbukitan dilaporkan menutupi sebagian area di sekitar lokasi usaha warga yang berada di jalur lama Kelok Sembilan.

Baca Juga  Minat Warga Mengambil Air Sinkhole Berkurang

Dampak longsor tersebut turut dirasakan satu keluarga yang selama ini menggantungkan aktivitas ekonomi dengan berjualan di kawasan itu. Tempat mereka berdagang ikut terdampak akibat tertimbun material longsoran.

Meski terdapat dua lokasi kejadian, BPBD Limapuluh Kota sejauh ini mengidentifikasi dampak terhadap area usaha milik satu keluarga di ruas jalan lama.

Kejadian ini menjadi perhatian mengingat Kelok Sembilan merupakan jalur strategis yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Riau. Aktivitas masyarakat dan arus kendaraan yang melintasi kawasan tersebut perlu mendapat perhatian, terutama ketika kondisi cuaca tidak bersahabat.