Padang

Sinergikan Digitalisasi dan Pengawasan Sosial Berbasis Komunitas Perempuan, Perkuat Ketahanan Keluarga

×

Sinergikan Digitalisasi dan Pengawasan Sosial Berbasis Komunitas Perempuan, Perkuat Ketahanan Keluarga

Sebarkan artikel ini
(foto : pemko padang)

SINDOTIME.COM–Upaya memperkuat peran perempuan di tengah perkembangan teknologi digital terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang. Komitmen tersebut diwujudkan lewat kegiatan pelatihan interaktif dan self-care clinic bertema “Awaken the Power Within” yang berlangsung di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Senin (18/5). Program ini sekaligus diarahkan untuk memperkuat sistem deteksi dini perlindungan anak di lingkungan masyarakat.

Sebanyak perwakilan dari 48 organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Kota Padang ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Fokus utama program ini ialah memperluas peran perempuan, tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga sebagai pengawas sosial yang mampu merespons perubahan zaman dan tantangan sosial di era digital.

Penasihat GOW Kota Padang yang juga Ketua TP PKK Kota Padang, Ny. Dian Puspita Fadly Amran, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan, terutama dalam bidang intelektual dan literasi digital, tanpa meninggalkan nilai budaya Minangkabau.

Baca Juga  Kampung KB Baringin Sakti, Wakili Sumbar di Tingkat Nasional

“Perempuan Kota Padang dituntut untuk cerdas digital, produktif, dan mandiri secara ekonomi di era maksimasi teknologi saat ini. Namun, esensi utama sebagai perempuan Minangkabau yang berpegang pada filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) harus tetap menjadi fondasi moral. Struktur keluarga yang kuat merupakan pilar utama pembangunan kota yang pintar dan sehat,” ujar Dian Puspita.

Selain mendorong adaptasi terhadap perkembangan teknologi, Pemko Padang juga menaruh perhatian besar terhadap penguatan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Setda Kota Padang, Feri Mulyani, mengimbau kader organisasi perempuan agar lebih aktif dalam mendeteksi potensi kekerasan rumah tangga maupun persoalan sosial lainnya di sekitar tempat tinggal.

“Pemko Padang meminta kader perempuan di 48 organisasi wanita bertindak aktif sebagai ‘mata dan telinga’ bagi lingkungan sekitarnya. Kita harus merevitalisasi kepedulian sosial guna memastikan tidak ada ruang aman bagi pelaku kekerasan di Kota Padang,” tegas Feri Mulyani.

Baca Juga  Irwan Zuldani Tampung Aspirasi Warga Korong Gadang

Dukungan terhadap gerakan ini juga datang dari dunia usaha. Penerbit Erlangga Cabang Padang turut mengambil bagian melalui penguatan program literasi, mulai dari penyediaan bahan bacaan prasekolah hingga pengembangan keterampilan praktis atau life skill bagi masyarakat.

Perwakilan Penerbit Erlangga Cabang Padang, Arif Mulyadi, menyebut kolaborasi dengan GOW Kota Padang menjadi langkah strategis dalam membangun kualitas generasi mendatang melalui penguatan budaya literasi di kalangan perempuan.

“Perempuan bertindak sebagai madrasah dan pendidik pertama yang menentukan kualitas intelektual generasi masa depan daerah. Karena itu, kami berkomitmen penuh mendukung ruang literasi ini,” tutur Arif.

Melalui sinergi yang dijalankan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Pemko Padang optimistis kolaborasi lintas sektor ini dapat mempercepat terwujudnya kota yang ramah anak, adaptif terhadap ekonomi digital, serta memiliki lingkungan sosial yang aman, cerdas, dan inklusif.(*/zoe)