Headline

Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni? Ini Penegasan Pertamina

×

Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni? Ini Penegasan Pertamina

Sebarkan artikel ini
(foto : pertamina patra niaga)

SINDOTIME.COM-Kabar mengenai pembatasan pembelian Pertalite kembali memicu kegaduhan di media sosial. Bahkan kabar tersebut mendapat perhatian serius sejumlah media di tanah air. Ini setelah sebuah pesan berantai yang viral melalui WhatsApp menyebut sistem pengisian BBM di SPBU Pertamina akan otomatis menolak kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc saat barcode kendaraan dipindai mulai 1 Juni 2026.

Narasi tersebut menyebut nozzle pompa Pertalite akan langsung terkunci atau tidak dapat digunakan apabila kendaraan yang terdaftar memiliki kapasitas mesin melebihi batas yang ditentukan. Informasi itu sontak menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna mobil keluarga hingga SUV yang selama ini masih menggunakan BBM subsidi.

Dalam video singkat yang beredar, disebutkan bahwa kebijakan “subsidi tepat” untuk Pertalite akan diperketat dan kendaraan bermesin besar tidak lagi diperbolehkan membeli BBM bersubsidi. Salah satu indikator yang disebut menjadi dasar pembatasan adalah kapasitas mesin kendaraan dengan ambang maksimal sekitar 1.400 cc.

Jika aturan tersebut benar-benar diterapkan, maka sejumlah kendaraan populer diperkirakan tidak lagi memenuhi syarat menggunakan Pertalite. Di segmen MPV misalnya, model seperti Toyota Avanza, Toyota Veloz, serta Mitsubishi Xpander disebut masuk kategori terdampak karena menggunakan mesin di atas batas tersebut.

Baca Juga  Minibus Pajero Sport Terbalik di Tol Padang-Sicincin, Pengemudi Mengalami Luka-Luka

Pada segmen SUV, beberapa model yang ramai dibicarakan antara lain Toyota Rush, Daihatsu Terios, dan Honda BR-V. Ketiganya dinilai berpotensi tidak lagi bisa membeli Pertalite apabila kebijakan pembatasan benar-benar diberlakukan.

Tak hanya itu, mobil crossover dan SUV modern seperti Hyundai Creta, Hyundai Stargazer, hingga Honda HR-V juga disebut-sebut bakal terdampak aturan tersebut.

Sementara di kelas kendaraan premium, nama-nama seperti Toyota Kijang Innova Zenix, Toyota Fortuner, Honda CR-V, Honda Civic RS, dan Mazda3 juga ikut dikaitkan dengan potensi larangan penggunaan Pertalite.