EkBis

Optimalkan Penggunaan BBM untuk Mobilitas Masyarakat, Dukung Efisien, Transparan dan Ramah Lingkungan

×

Optimalkan Penggunaan BBM untuk Mobilitas Masyarakat, Dukung Efisien, Transparan dan Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini
DIMAKSIMALKAN : Kereta api di bawah tanggung jawab PT KAI Divre II Sumbar pengoperasiannya terus dimaksimalkan.(pt kai divre II sumbar)

SINDOTIME.COM-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus menegaskan posisinya sebagai penyedia transportasi publik yang mengedepankan efisiensi biaya, aksesibilitas, serta keberlanjutan lingkungan. Pada periode Januari hingga Maret 2026, perusahaan memfokuskan strategi pada pengelolaan energi, khususnya pemanfaatan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, guna menjaga kelancaran layanan di tengah keterbatasan pasokan energi.

Selama triwulan pertama 2026, tercatat sebanyak 225.480 liter BBM subsidi digunakan untuk melayani 512.741 pelanggan. Angka ini mencerminkan upaya pengendalian konsumsi energi yang dilakukan secara cermat dan terukur, sehingga operasional kereta api tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan efisiensi.

Pengelolaan BBM tersebut juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG), terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, serta tanggung jawab penggunaan sumber daya. KAI Divre II Sumatera Barat memastikan distribusi BBM subsidi dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai regulasi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan operasional perusahaan.

Baca Juga  Lakukan Pemeriksaan Lintasan, Tingkatkan Keselamatan KA Jelang Nataru

Peran pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO) turut memperkuat upaya ini. Subsidi yang diberikan memungkinkan tarif kereta api tetap terjangkau bagi masyarakat luas, sekaligus mendorong penggunaan transportasi massal yang aman dan efisien. Optimalisasi BBM subsidi yang dilakukan perusahaan menjadi bentuk nyata komitmen dalam memaksimalkan dampak positif dari dukungan tersebut, baik untuk mobilitas harian maupun pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menjelaskan bahwa efisiensi energi berkontribusi langsung terhadap stabilitas biaya operasional. Dengan biaya yang lebih terkendali, tarif perjalanan dapat dipertahankan pada level yang terjangkau. Hal ini menjadikan kereta api sebagai alternatif transportasi yang hemat, aman, dan andal, terutama di tengah keterbatasan energi.

Baca Juga  153.206 Pelanggan Terlayani di Masa Angkutan Lebaran, Naik 11 Persen dari Tahun Sebelumnya

Capaian efisiensi ini semakin signifikan mengingat cakupan layanan Divre II Sumbar meliputi rute-rute penting seperti Padang–Naras dan Padang–Kayutanam (KA Lembah Anai). Dalam operasionalnya, BBM tidak hanya digunakan untuk menggerakkan lokomotif, tetapi juga sebagai sumber energi pembangkit listrik di dalam kereta, termasuk untuk penerangan, pendingin udara, dan fasilitas pendukung lainnya bagi penumpang.

Seluruh armada diesel di wilayah ini kini telah menggunakan Biosolar B40, yakni campuran 60 persen solar dan 40 persen biodiesel. Selain meningkatkan efisiensi, penggunaan bahan bakar ini juga membantu menekan emisi karbon dan mendukung target Net Zero Emission 2060. Karakteristiknya yang lebih ramah lingkungan turut mengurangi potensi pencemaran di sepanjang jalur rel.