SINDOTIME.COM-Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus memperkuat digitalisasi pelayanan dan administrasi melalui peluncuran aplikasi SICANTIK PKK (Sistem Informasi Pencatatan dan Statistik Terintegrasi). Program yang digagas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama TP-PKK Padang Pariaman itu resmi diperkenalkan dalam kegiatan Launching dan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Aula IKK Parik Malintang, Selasa (19/5).
Peluncuran aplikasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membangun sistem pelaporan PKK yang lebih modern, cepat, dan terintegrasi di seluruh wilayah Padang Pariaman.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Pj Sekretaris Daerah Hendra Aswara, Sekretaris TP-PKK Provinsi Sumatera Barat Mutmar Yenny Daimis yang mewakili TP-PKK Sumbar, Ketua TP-PKK Padang Pariaman Ny. Nita Azis, Ketua GOW, Ketua DWP, para Asisten dan Staf Ahli, kepala OPD, camat, hingga tamu undangan lainnya.
Sebanyak 230 peserta dari unsur PKK nagari, kecamatan, serta OPD mengikuti kegiatan tersebut, baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.
Sebelum launching dilakukan, peserta terlebih dahulu menyaksikan pemutaran video drama yang menggambarkan berbagai persoalan pencatatan dan pelaporan data PKK yang selama ini dihadapi, sekaligus menjadi latar lahirnya aplikasi SICANTIK PKK.
Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menekankan bahwa TP-PKK memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, terutama pada sektor pemberdayaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kualitas program sangat dipengaruhi oleh kualitas data yang dimiliki pemerintah.
“Data yang baik menghasilkan perencanaan yang baik, kebijakan yang tepat sasaran, dan program yang efektif. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pencatatan dan pelaporan PKK merupakan sebuah kebutuhan yang tidak dapat dihindari,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kehadiran SICANTIK PKK yang dinilai mampu menghadirkan sistem administrasi PKK yang lebih efektif, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman Ny. Nita Azis menyebut persoalan data masih menjadi tantangan utama, mulai dari validitas hingga keterlambatan pembaruan informasi di tingkat nagari, kecamatan, maupun kabupaten.
Karena itu, menurutnya, dibutuhkan sistem yang mampu menyajikan data secara cepat dan akurat sebagai dasar penyusunan program serta pengambilan kebijakan.
“Melalui aplikasi SICANTIK PKK atau Sistem Informasi Pencatatan dan Statistik Terintegrasi PKK, kami ingin mengubah cara kerja itu. Aplikasi ini dirancang agar kader PKK di 103 nagari dapat menginput, menyatukan, dan melaporkan data langsung dari nagari masing-masing,” ungkapnya.
Ia menambahkan, data yang terkumpul nantinya akan menjadi rujukan penting bagi OPD dan pemerintah daerah, terutama dalam menyusun kebijakan penanganan stunting, kemiskinan, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Setelah prosesi launching selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis penggunaan aplikasi SICANTIK PKK. Materi bimtek disampaikan langsung oleh Kabid E-Gov Diskominfo Padang Pariaman, Roza Suhendra, dan diikuti peserta dengan antusias.(*/zoe)











