SINDOTIME.COM-Masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman sebentar lagi akan menjalani Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) yang akan berlangsung serentak pada 27 Juni mendatang. Ini tentunya akan menjadi momentum penentu arah pembangunan bagi masyarakat yang ada di kenagarian di bawah kepemimpinan wali nagari baru nantinya.
Namun, tidak demikian halnya dengan Kenagarian Kasang. Di mana, masyarakat Kenagarian yang berbatasan langsung dengan Kota Padang tersebut, ibarat terpaksa harus menelan ”pil pahit”. Ini setelah Pemkab Padang Pariaman memastikan melakukan penundaan terhadap pelaksanaan Pilwana di Kenagarian tersebut.
“Mengenai Pilwana Kasang, kami bersama Fokopimda sudah bersepakat menunda Pilwana Kasang itu sampai waktu yang belum kita tentukan,” kata Bupati Padang Pariaman, Jhon Kenedi Azis beberapa waktu lalu.
Dikatakan, penundaan tersebut bisa saja berlangsung hingga enam bulan ke depan, satu tahun, bisa saja satu setengah tahun, atau bisa saja sampai pelaksanaan Pilwana berikutnya.
Adapun yang menjadi pertimbangan ditundanya pelaksanakan Pilwana Kasang tersebut salah satunya adalah karena faktor kondusifitas masyarakat di Kenagarian tersebut. Sebab, Pemkab sendiri tidak ingin kegaduhan terjadi ditengah-tengah masyarakat gara-gara Pilwana.
Dan juga tidak ingin ada pihak-pihak yang dirugikan terhadap keputusan-keputusan yang seharusnya itu tidak terjadi. Lalu, yang kedua adalah, pihaknya juga mengakomodir pihak-pihak yang mungkin merasa dirugikan terkait pelaksanaan pesta demokrasi rakyat badarai tersebut.
Terkait demo masyarakat Kasang yang dilakukan beberapa waktu lalu, dirinya menilai ini adalah hal yang wajar. Ini membuktikan jika masyarakat merasa memiliki nagari dan peduli terhadap kemajuan nagarinya.
“Ya seperti yang saya katakan tadi, sudah keputusan kami Forkopimda untuk menunda itu (pilwana, red),” tegas mantan anggota DPR RI tersebut.
Seperti diketahui sebelumnya, ratusan masyarakat Kasang yang berasal dari KAN Kasang, unsur masyarakat, pemuda, bundo kanduang, niniak mamak, serta tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Nagari Kasang melakukan aksi unjuk rasa terkait Pilwana Kasang di Kantor Bupati Padang Pariaman pada Senin (18/5) lalu.
Aksi demo tersebut tertuang dalam surat nomor : 32 /KAN-KS/V/2026. Surat tertanggal 12 Mei 2026 itu ditandatangani langsung oleh Ketua KAN Kasang, Bayu Permana dan Sekretaris Rifqul Manan.











