Padangpariaman

Padang Pariaman Gelar Muhasabah, Zikir dan Doa Bersama Berharap Jauh dari Bencana

×

Padang Pariaman Gelar Muhasabah, Zikir dan Doa Bersama Berharap Jauh dari Bencana

Sebarkan artikel ini
Screenshot

SINDOTIME.COM – Menghadapi rentetan bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian, serta memohon perlindungan kepada Allah SWT melalui kegiatan Apel Muhasabah Kebencanaan, Zikir dan Doa Bersama.

Kegiatan yang berlangsung di Pantai Arta Permai, Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Sabtu (7/11), tersebut diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan.

Selain menjadi sarana untuk mengenang berbagai kejadian bencana yang telah melanda daerah itu, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai ajang introspeksi diri sekaligus memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, dalam sambutannya mengingatkan bahwa berbagai musibah yang terjadi, seperti banjir, longsor dan angin kencang, telah membawa dampak serius bagi kehidupan masyarakat. Kerusakan tempat tinggal, terganggunya akses transportasi hingga rusaknya kawasan pertanian menjadi sebagian konsekuensi yang harus dihadapi warga.

Baca Juga  Tingkatkan Kesadaran Bersama Demi Menjaga Kebersihan dan Fungsi Jaringan Irigasi

Ia menegaskan, pengalaman menghadapi berbagai bencana tersebut hendaknya tidak hanya dipandang sebagai cobaan, tetapi juga menjadi pelajaran penting untuk membangun kepedulian, memperkuat solidaritas dan meningkatkan kewaspadaan seluruh lapisan masyarakat.

“Kita tidak boleh lengah. Padang Pariaman harus bangkit dan terus semangat menghadapi semua ujian ini. Jangan sampai berbagai musibah membuat kita kehilangan harapan dan semangat untuk membangun daerah,” ungkapnya.

John Kenedy Azis juga mengajak masyarakat menjadikan zikir dan doa bersama sebagai salah satu bentuk ikhtiar spiritual agar Kabupaten Padang Pariaman senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dan terhindar dari berbagai ancaman bencana.

Baca Juga  Anggota DPRD Padang Pariaman Motivasi Calon Wali Nagari Sungai Buluah Selatan

“Ini merupakan salah satu ikhtiar kita bersama untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT. Mudah-mudahan Padang Pariaman dijauhkan dari segala bencana dan mara bahaya. Kita berdoa, sekaligus terus berusaha dan meningkatkan kesiapsiagaan,” harap Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Emri Nurman, mengungkapkan bahwa sejak 2025 hingga November 2026, sejumlah kejadian bencana telah memberikan dampak terhadap kehidupan dan aktivitas masyarakat di berbagai wilayah.

Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan perhatian serta keterlibatan semua pihak. Karena itu, kegiatan muhasabah, zikir dan doa bersama ini sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat, alim ulama, cadiak pandai dan jajaran pemerintahan untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga keselamatan serta membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana.