Headline

Pernyataan Soal Sumbar Memicu Polemik, Abu Janda Resmi Dilaporkan DPP IKM ke Bareskrim

×

Pernyataan Soal Sumbar Memicu Polemik, Abu Janda Resmi Dilaporkan DPP IKM ke Bareskrim

Sebarkan artikel ini
(foto : pemko padang)

Pihak IKM berharap kepolisian menangani perkara itu secara profesional, terbuka, dan objektif. “Kami berharap hukum juga tajam terhadap orang-orang seperti dia (Abu Janda). Selama ini sepertinya banyak laporan masyarakat yang dirasa kurang terlayani dengan baik terkait yang bersangkutan. Kami harap kali ini ada keadilan,” pungkas Defrizal.

Sebelumnya, dalam pidatonya Abu Janda menyebut kasus intoleransi dalam tiga tahun terakhir lebih banyak terjadi di wilayah Indonesia bagian barat. “Tiga tahun terakhir ini bapak-bapak, ibu-ibu, kristen fobia itu atau sentimen anti kristen-lah itu lumayan parah di negara kita, tidak di semua wilayah, wilayah tengah dan timur lumayan kondusif, banyak kasus intoleransi itu terjadi di Waktu Indonesia Bagian Barat atau di WIB, Jawa Barat, Banten, Lampung, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara sama yang paling ujung saya tidak usah sebut namanya lah,” kata Abu Janda.

Baca Juga  Dua Orang Luka Ringan dalam Kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta Payakumbuh

Ia kemudian melontarkan pernyataan yang memicu kontroversi dengan mengaitkan istilah “barbar” terhadap Sumatera Barat dan Jawa Barat. “Nah itu (kasus intoleran) yang satu di Jabar satu lagi di Sumbar, saya gak tahu nih yang ada barbar-nya ini. Saya juga aneh gitu yang ada barbar-nya kok banyak yang barbar gitu,” ujarnya.

Ucapan tersebut segera viral di media sosial dan memicu gelombang kecaman dari berbagai organisasi masyarakat Minang. DPP IKM menilai pernyataan itu tidak mencerminkan sikap bijak serta berpotensi memperuncing hubungan antar daerah maupun antarumat beragama di Indonesia.(*/zoe)