Bukittinggi

Rumah Semi Permanen Terbakar, Seorang Warga Lanjut Usia Meninggal Dunia

×

Rumah Semi Permanen Terbakar, Seorang Warga Lanjut Usia Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
(foto : ig ramlan nurmatias)

SINDOTIME.COM-Musibah kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk Parak Kopi, Jalan Setia Budi, Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, pada Kamis (28/5). Insiden tersebut menghanguskan satu unit rumah semi permanen dan menyebabkan seorang warga lanjut usia meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Israwati Rabait (65), yang akrab disapa Ijah. Perempuan lansia tersebut tidak berhasil menyelamatkan diri saat api membesar dan melahap bangunan tempat tinggalnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi, Joni Feri, mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran dari masyarakat sekitar yang segera melapor ke Markas Komando DPKP. Setelah laporan diterima, Regu Yudha langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Baca Juga  Dua Rumah di Simpang Tigo Pasbar, Hangus Dilahap Si Jago Merah

“Begitu laporan masuk, personel langsung bergerak dari Mako pada pukul 10.52 WIB dan tiba di lokasi satu menit kemudian, tepat pukul 10.53 WIB,” kata Joni Feri, Kamis (28/5).

Meski petugas tiba dalam waktu sangat cepat, proses pemadaman sempat mengalami hambatan karena kondisi lokasi berada di gang sempit kawasan permukiman padat. Armada pemadam tidak dapat menjangkau titik api secara langsung sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan kobaran api.

Api dengan cepat membesar dan membakar habis rumah semi permanen tersebut. Selain itu, bagian atap rumah warga yang berada di samping lokasi juga ikut terdampak akibat rembetan api.

Baca Juga  Rumah Penjaga SMPN 40 Padang Terbakar, Estimasi Kerugian Capai Rp100 Juta

Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Kepala DPKP Kota Bukittinggi. Untuk mengendalikan kebakaran, DPKP mengerahkan enam unit armada beserta 30 personel. Bantuan tambahan juga datang dari Kabupaten Agam yang mengirimkan dua unit mobil pemadam dengan tujuh personel.

Setelah berjibaku selama hampir dua jam, petugas gabungan akhirnya berhasil memadamkan api dan melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Saat ini, total kerugian material akibat kebakaran masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait. Sementara itu, jenazah korban lansia telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. (*/zoe)