SINDOTIME.COM-Momentum Idul Adha 1447 H yang jatuh pada Rabu (27/5), menjadi momentum spesial bagi masyarakat Padang Pariaman untuk dapat saling berbagi dengan sama, pascadilanda bencana alam beberapa waktu lalu.
Bahkan berkaca dari perjalanan hidup nabi Ibrahim, beliau rela mengorbankan anak satu-satunya untuk disembilih, demi ketaatannya kepada Allah SWT. Ini hendaknya bisa menjadi suri tauladan dalam mengurbankan kelebihan harta yang dimiliki kepada mereka yang tidak mampu.
“Semangat berkurban ini hendaknya bisa sebagai wujud kepedulian kita terhadap sesama. Karena Islam mengajarkan kita untuk berbagi, seperti dikisahkan nabi ibrahim yang rela anaknya dikurbankan demi melaksanakan perintah Allah SWT,” ujar anggota DPRD Padang Pariaman, Sutan Dedi Firmansyah pada Rabu (27/5).
Kader PKS tersebut juga tidak menampik jika, kondisi masyarakat Padang Pariaman saat ini belum sepenuhnya pulih, dan masih sedang dalam berduka, terutama akibat bencana yang melanda daerah tersebut beberapa waktu lalu.
Untuk itu, momentum Idul Adha ini hendaknya bisa dijadikan sebagai ajang evaluasi untuk turun langsung melihat seperti kondisi masyarakat hari ini. “Semoga semangat berkurban ini terus tumbuh ke banyak masyarakat lainnya dengan menjadi peserta kurban, dengan harapan bisa membantu mereka yang bernasib kurang beruntung,” ungkap anggota DPRD Dapil Padang Pariaman II tersebut.
Selain itu, terkait dengan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilawana) nanti, dia juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu kompak dan tetap menjaga kebersamaan. Dan jangan sampai mau diadu domba terkait pilihan. Karena hak memilih dan dipilih itu adalah hak konstitusi individu masing-masing.











