EkBis

Sehari, Penjualan Tiket Kereta Api di Sumbar Tembus 10 Ribu

×

Sehari, Penjualan Tiket Kereta Api di Sumbar Tembus 10 Ribu

Sebarkan artikel ini
RAMAI : Aktivitas penumpang di salah satu gerbong kereta api terlihat ramai. Ini menandai tingginya antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan jasa kereta api sebagai moda transportasi.(pt kai divre II sumbar)

SINDOTIME.COM-Setelah perayaan Idulfitri 2026, minat masyarakat Sumatera Barat terhadap transportasi kereta api mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini terlihat dari penjualan tiket harian yang melampaui 10.000 lembar, seiring meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat pada masa libur panjang Lebaran, baik untuk keperluan mudik, bersilaturahmi, maupun berwisata.

Dalam periode Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mengoperasikan total 616 perjalanan kereta api. Dari jumlah tersebut, tersedia kapasitas hingga 171.424 kursi. Setiap harinya, rata-rata dijalankan 28 perjalanan dengan daya angkut sekitar 7.792 penumpang, guna memenuhi tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat.

Baca Juga  Disnakerin Padang Layanan Pengaduan THR Jelang Lebaran

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengungkapkan bahwa pada H+2 Lebaran, tepatnya 24 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 10.252 orang atau setara 132 persen dari kapasitas yang disediakan. Angka ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan favorit masyarakat, terutama untuk perjalanan wisata pasca-Lebaran.

Lebih lanjut, peningkatan jumlah penumpang tersebut tidak hanya mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap layanan kereta api, tetapi juga menandakan keberhasilan KAI dalam mengelola operasional angkutan Lebaran secara optimal dan terencana.

Baca Juga  Tingkatkan Edukasi Keselamatan, Perlintasan Sebidang Harus Jadi Fokus PT KAI

KAI memastikan seluruh perjalanan berlangsung aman, tertib, dan tepat waktu melalui kesiapan petugas, optimalisasi rangkaian kereta, serta peningkatan kualitas layanan di stasiun yang semakin berfokus pada kenyamanan pelanggan.

Tingginya intensitas perjalanan selama periode Lebaran juga menegaskan posisi kereta api sebagai moda transportasi unggulan di Sumatera Barat, khususnya dalam menjangkau berbagai destinasi wisata. Selain tarif yang relatif terjangkau, kereta api dinilai menawarkan tingkat keamanan dan kenyamanan yang baik, serta kepastian jadwal perjalanan.