SINDOTIME.COM-Akses utama Jalan Nasional di kawasan Lembah Anai akhirnya kembali beroperasi penuh. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat memastikan seluruh kendaraan, baik roda dua, roda empat hingga kendaraan bertonase besar, sudah diperbolehkan melintas mulai Senin (27/7), setelah seluruh pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana longsor serta galodo dinyatakan tuntas.
Kepastian tersebut disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 BPJN Sumatera Barat, Noor Arias Syamsu, saat melakukan peninjauan akhir di lokasi bersama Kasat Lantas Polres Padangpanjang, jajaran Kodim Tanahdatar, serta kontraktor pelaksana dari PT HKI. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur telah memenuhi standar keamanan sebelum jalur kembali difungsikan secara normal.
Menurut Noor, seluruh tahapan rehabilitasi berhasil diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, ruas jalan nasional yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana kini telah siap digunakan kembali oleh masyarakat.
“Hari ini kami mengucapkan puji syukur yang mana pekerjaan rehab rekon dampak bencana alam longsor dan galodo di khususnya kawasan Lembah Anai telah selesai kita laksanakan. Untuk itu kami sampaikan bahwa mulai hari ini jalur Lembah Anai sudah kita umumkan sudah resmi untuk bisa dibuka segala bentuk jenis kendaraan,” ujar Noor Arias Syamsu, Senin (27/7).
Pembukaan kembali jalur Lembah Anai menjadi penanda berakhirnya proses pemulihan salah satu akses transportasi nasional yang sebelumnya sempat lumpuh akibat bencana alam. Normalisasi jalur ini diharapkan dapat kembali memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas ekonomi yang menghubungkan Kota Padang dengan sejumlah daerah di Sumatera Barat.
Noor juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan bencana hingga penyelesaian proyek rehabilitasi. Ia menilai keberhasilan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu merupakan hasil sinergi yang kuat antara BPJN Sumatera Barat, Kepolisian, TNI, serta kontraktor pelaksana.
“Kami dari BPJN Sumbar memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas bantuan dan kerja sama selama ini kepada semua pihak stakeholder yang terlibat dan telah membantu BPJN dalam rangka pelaksanaan pekerjaan rehab rekon ini sehingga dapat terlaksana dengan tepat waktu,” katanya.
Ia menegaskan, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan infrastruktur di kawasan Lembah Anai, sehingga akses transportasi yang sempat terganggu akibat longsor dan galodo dapat kembali berfungsi secara optimal.











