Sumbar

Sumbar Luncurkan SAPA SPM dan RUNDIANG SPM, Layanan Dasar Kini Dipantau Real Time

×

Sumbar Luncurkan SAPA SPM dan RUNDIANG SPM, Layanan Dasar Kini Dipantau Real Time

Sebarkan artikel ini
SINDOTIME.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mempercepat transformasi digital di sektor pelayanan publik. Kali ini, Pemprov meluncurkan dua inovasi berbasis teknologi, SAPA SPM (Sumatera Barat Pantau SPM) dan RUNDIANG SPM (Ruang Daring Koordinasi Standar Pelayanan Minimal), untuk memastikan layanan dasar kepada masyarakat lebih terukur, terintegrasi, dan cepat ditindaklanjuti.
Peluncuran kedua aplikasi tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026 bersama Tim Sekretariat Bersama Penerapan SPM Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri di Aula Kantor Bappeda Sumbar, Selasa (7/7/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar yang diwakili Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Sumbar, Ezeddin Zain, mengatakan pelayanan dasar tidak boleh berhenti pada pemenuhan kewajiban administrasi. Menurutnya, masyarakat harus benar-benar merasakan manfaat dari layanan yang diberikan pemerintah.
“SPM tidak boleh dipandang hanya sebagai kewajiban administratif ataupun sekadar pemenuhan indikator pelaporan. Esensi penerapan SPM adalah memastikan pelayanan dasar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat secara merata, berkualitas, dan berkeadilan,” ujar Ezeddin.
Ia menjelaskan, SAPA SPM dikembangkan sebagai dashboard berbasis web yang mengintegrasikan data penerapan SPM dari pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten/kota. Melalui sistem tersebut, pimpinan daerah dapat memantau capaian enam urusan pelayanan dasar secara real time, sehingga pengambilan kebijakan dapat dilakukan berdasarkan data yang akurat.
Selain itu, platform tersebut telah terhubung dengan aplikasi e-SPM Kementerian Dalam Negeri sehingga proses pelaporan dan sinkronisasi data antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi lebih cepat dan efisien.
Tak hanya menghadirkan sistem pemantauan, Pemprov Sumbar juga meluncurkan RUNDIANG SPM sebagai ruang koordinasi digital bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Platform ini memungkinkan proses pembinaan, evaluasi, konsultasi, hingga penyelesaian berbagai persoalan implementasi SPM dilakukan secara daring maupun hybrid tanpa harus selalu menggelar pertemuan tatap muka.
Menurut Ezeddin, kedua inovasi tersebut saling melengkapi dalam memperkuat tata kelola pelayanan dasar di Sumatera Barat.
“SAPA SPM menyediakan data dan informasi penerapan SPM secara real time, sedangkan RUNDIANG SPM menjadi ruang koordinasi digital yang mempercepat komunikasi, pembinaan, dan penyelesaian berbagai persoalan implementasi SPM di daerah,” katanya.