“Yang dibutuhkan Alumni hari ini adalah pemimpin yang hadir, punya waktu, dan benar-benar bekerja. Dukungan dari para tokoh alumni menunjukkan bahwa Bang Defri dianggap mampu menjalankan amanah itu,” ungkap salah satu tokoh alumni.
Dengan mengusung tagline “Bukan yang paling dikenal, tapi yang paling dibutuhkan”, dukungan yang terus berkembang ini mencerminkan keinginan alumni untuk menghadirkan kepemimpinan yang lebih berorientasi pada kinerja dan kontribusi nyata, bukan sekadar popularitas.
Harapan besar juga disampaikan agar ke depan organisasi Alumni Universitas Bung Hatta dapat menjadi lebih solid, tertata secara profesional, aktif membangun kolaborasi lintas wilayah, serta mampu memberikan dampak positif bagi almamater dan masyarakat luas.
Seiring dengan semakin luasnya dukungan dari berbagai elemen, termasuk para tokoh alumni, posisi Defri Nasli kian menguat sebagai salah satu kandidat unggulan dalam MUBES Alumni Universitas Bung Hatta 2026.
Momentum ini diharapkan dapat menjadi awal dari transformasi organisasi menuju tata kelola yang lebih profesional, inklusif, dan berdaya guna.
Mari bersama menyukseskan MUBES Alumni Universitas Bung Hatta 2026. Satu Hati, Satu Karya, Satu Bung Hatta.(*/zoe)












