Opini

Menanti Remaja Masjid Reborn

×

Menanti Remaja Masjid Reborn

Sebarkan artikel ini
(foto : pemko padang)

Sementara, bagi Pemko dan masyarakat, lahirnya kepengurusan Remaja Masjid yang mandiri, aktif, dan berkelanjutan—bahkan setelah masa KKN usai—sehingga kebermanfaatannya bersifat jangka panjang (sustainable).

Tentu, membenahi problematika pemuda yang kompleks tidak bisa selesai hanya dalam tempo 30 hari. Namun, 345 mahasiswa UIN IB Padang ini adalah pemicu. Kehadiran mereka di Koto Tangah dan Kuranji meletakkan fondasi awal, meyakinkan para pemuda kelurahan bahwa masjid adalah rumah aman untuk bertumbuh, berkreasi, dan saling merangkul.

Baca Juga  Logistik Perintis Lumpuh, Program Strategis Nasional MBG dan KDMP Terancam Gagal

Jika 22 Masjid Jamik ini berhasil menjadi role model, maka Kota Padang tidak hanya sedang menyelesaikan masalah kenakalan remaja, tetapi sedang menyiapkan fondasi kepemimpinan masa depan dari serambi masjid. Semoga saja mahasiswa UIN IB yang selama ini ditempa dengan ilmu agama mampu mewujudkannya.(*/zoe)