Padang

Pemko-Kemenag Perkuat Implementasi Asta Protas, Hadirkan Kota Wakaf di Ranah Minang

×

Pemko-Kemenag Perkuat Implementasi Asta Protas, Hadirkan Kota Wakaf di Ranah Minang

Sebarkan artikel ini

“Program ini sangat relevan dengan visi pembangunan Kota Padang yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat dan penguatan nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat,” ulasnnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril, menegaskan bahwa peresmian Kota Wakaf merupakan bagian dari implementasi Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam memperkuat ekosistem ekonomi keumatan, tata kelola keagamaan yang berdampak, serta mendorong transformasi layanan keagamaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurut Yasril, wakaf merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi luar biasa untuk mendukung pembangunan umat apabila dikelola secara profesional dan berorientasi pada kemaslahatan.

Baca Juga  Pendidikan Sumbar Harus Bebas dari Kepentingan Politik

“Melalui program Kota Wakaf, Kementerian Agama ingin memastikan bahwa aset-aset wakaf tidak hanya terjaga legalitasnya, tetapi juga mampu berkembang menjadi sumber daya produktif yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Ini merupakan bagian dari implementasi Asta Protas Kementerian Agama dalam membangun umat yang mandiri, berdaya, dan sejahtera,” jelas Yasril.

Ia menuturkan bahwa Kota Padang memiliki potensi wakaf yang besar, baik berupa tanah, bangunan, maupun dukungan masyarakat yang memiliki semangat tinggi dalam berwakaf. Potensi tersebut harus dikelola dengan baik agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

“Banyak aset wakaf yang selama ini telah dimanfaatkan untuk masjid, madrasah, pesantren, dan kegiatan sosial lainnya. Ke depan, kita ingin mengembangkan wakaf yang lebih produktif sehingga manfaatnya semakin luas dan mampu menjawab berbagai tantangan sosial ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Bonus Senilai Rp23 Miliar Disalurkan untuk Atlet dan Pelatih Berprestasi di Porprov XVI 2026

Yasril juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, nazir wakaf, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan ekosistem wakaf yang kuat dan berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan program Kota Wakaf tidak hanya diukur dari jumlah aset yang dihimpun, tetapi juga dari sejauh mana aset tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.