SINDOTIME.COM – Ketersediaan beras di sejumlah toko grosir kawasan Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, terpantau melimpah. Berbagai jenis beras lokal tersedia dalam jumlah cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan pantauan di salah satu toko grosir beras di Pasar Raya Padang, Minggu (8/11/2026), karung-karung beras dengan berbagai ukuran merupakan pasokan dari sejumlah daerah penghasil beras di Sumbar, seperti Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan wilayah pesisir lainnya.
Harga beras di tingkat pedagang grosir cenderung terkendali, meskipun beberapa jenis mengalami kenaikan sekitar Rp250 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya.
Irwan (48), salah seorang pedagang grosir sekaligus eceran beras di Pasar Raya Padang, mengatakan bahwa persediaan beras di tokonya masih mencukupi. Ia menyebutkan, pasokan dari sejumlah daerah penghasil beras di Sumatera Barat masih berjalan lancar sehingga belum mengalami kendala berarti dalam memenuhi permintaan pembeli.
“Untuk stok minggu ini sangat aman dan melimpah. Gudang kami penuh dengan pasokan dari Solok, Kabupaten Solok Selatan, dan daerah pesisir sekitarnya. Memang ada perbedaan harga sedikit dibandingkan minggu kemarin, rata-rata naik sekitar Rp250 per kilogram untuk varietas IR 42 dan Sokan karena beberapa tempat sudah melewati masa panen raya. Namun, untuk jenis Anak Daro harganya masih stabil,” ujar Irwan, Minggu (8/11/2026).
Ia menjelaskan, kenaikan harga tersebut berkaitan dengan kondisi pasokan dari daerah penghasil yang sudah melewati masa panen raya. Meski terjadi perubahan harga, menurutnya, kondisi persediaan beras di tingkat grosir masih cukup baik.
Adapun jenis beras yang tersedia di toko tersebut cukup beragam, mulai dari IR 42 atau beras Pariaman, IR Solok, Anak Daro Solok, Sokan Solok Super, hingga Sokan Talang. Setiap jenis beras memiliki harga yang berbeda, tergantung pada kualitas dan jenisnya.
Pantauan media ini di lapangan, harga beras IR 42 saat ini dijual Rp16.750 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp16.500 per kilogram. Beras IR Solok dijual Rp17.000 per kilogram, sedangkan pekan lalu masih Rp16.750 per kilogram.
Sementara itu, beras Anak Daro Solok masih bertahan di harga Rp18.000 per kilogram. Adapun beras Sokan Solok Super mengalami kenaikan dari Rp18.250 menjadi Rp18.500 per kilogram. Beras Sokan Talang juga naik dari Rp17.750 menjadi Rp18.000 per kilogram.
Kenaikan harga tersebut tergolong relatif kecil, yakni sekitar Rp250 per kilogram. Meskipun demikian, perbedaan harga tetap menjadi perhatian bagi pedagang maupun masyarakat yang membeli beras untuk kebutuhan sehari-hari.
Irwan juga mengatakan bahwa tokonya melayani pembelian dalam jumlah besar maupun eceran. Pembelian partai besar biasanya dilakukan oleh pedagang kecil yang akan menjual kembali beras tersebut di toko masing-masing.












