Dharmasraya

Dharmasraya Terima 12,3 Ton Benih Jagung dan Tiga Traktor dari Kementan

×

Dharmasraya Terima 12,3 Ton Benih Jagung dan Tiga Traktor dari Kementan

Sebarkan artikel ini
(foto : pemkab dharmasraya)

SINDOTIME.COM – Upaya meningkatkan hasil produksi pertanian di Kabupaten Dharmasraya mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Sebanyak 12,3 ton benih jagung hibrida Pioneer 27 serta tiga unit Traktor Roda Empat (TR4) disalurkan kepada petani untuk menunjang pengembangan sektor pertanian di daerah tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy bersama Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani di Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung, Jumat (30/10/2026). Acara tersebut juga dihadiri anggota DPRD Dharmasraya dari Fraksi Gerindra, Rosandi Sanjaya Putra, Teddy Waldian, dan M. Yasin.

Bantuan itu merupakan tindak lanjut dari proposal yang diajukan Bupati Annisa kepada Kementerian Pertanian pada November 2025. Dalam proses pengajuan hingga realisasi, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy turut memberikan pendampingan dan mengawal usulan tersebut.

Vasko menyebutkan, penyaluran bantuan pertanian tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kesejahteraan petani melalui kebijakan pemerintah yang mendukung sektor pertanian.

“Ini bukti bahwa Presiden Prabowo sangat cinta kepada petani. Banyak kebijakan beliau yang berpihak kepada petani. Kita patut bersyukur kepada Allah SWT atas bantuan ini, mudah-mudahan ke depan ditambah lagi,” ungkap Vasko.

Ia berharap seluruh bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan kesejahteraan petani. Menurutnya, program yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman harus terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Baca Juga  Rawan, Bupati Ungkap Sejumlah Temuan di Berbagai SPPG di Padang Pariaman

Vasko juga meminta para penyuluh pertanian untuk aktif mendampingi kelompok tani dalam menjalankan program tersebut. Pendampingan harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari penggunaan bantuan, penanaman, perawatan tanaman hingga proses panen.

Dengan keterlibatan penyuluh, ia berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya digunakan, tetapi juga mampu menghasilkan peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan.

Tiga unit traktor roda empat yang diserahkan masing-masing diperuntukkan bagi Kelompok Tani Rawang Puri yang diketuai Rusdi, Kelompok Tani Fastabikul Khairat di bawah pimpinan Alzar Syah Putra, serta Kelompok Tani Sawah Lopo yang diketuai Firdaus.

Sementara itu, benih jagung hibrida Pioneer 27 sebanyak 12.300 kilogram didistribusikan kepada 42 kelompok tani. Bantuan tersebut melibatkan 1.515 anggota kelompok tani dengan cakupan lahan pertanian mencapai 820 hektare.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menilai dukungan tersebut harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkuat produksi pertanian sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga  Cegah Jalan Putus, Dinas PUPR Lakukan Penanganan Cepat Jalan Bukik Kubang Silago

Menurut Annisa, program MBG membuka kesempatan bagi petani dan peternak lokal untuk menjadi pemasok berbagai komoditas pangan, mulai dari telur, ikan, ayam hingga daging. Ia menginginkan kebutuhan bahan baku program tersebut dapat dipenuhi dari hasil produksi masyarakat Dharmasraya sendiri.

Annisa menjelaskan, salah satu komoditas yang perlu mendapat perhatian adalah jagung. Selama ini, kebutuhan jagung untuk pakan ternak masih banyak dipasok dari luar daerah, padahal komoditas tersebut memiliki peran penting dalam menunjang usaha peternakan, terutama ayam yang menjadi bagian dari rantai pasok MBG.

Ia memperkirakan perputaran dana dari program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Dharmasraya mencapai Rp1 miliar setiap hari. Besarnya potensi ekonomi tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat setempat.

“Anggaran MBG yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar per hari ini harus bisa berputar di Dharmasraya. Kita harus mempersiapkan petani dan peternak agar mampu menjadi pemasok kebutuhan program tersebut,” tegasnya.

Untuk mendukung pengembangan komoditas jagung, Annisa menyampaikan bahwa lahan seluas 820 hektare yang memperoleh bantuan benih ditargetkan menghasilkan sekitar 5.700 ton jagung saat panen.