News

Empat Langkah Strategis, Turunkan Angka Inflasi di Kota Padang

×

Empat Langkah Strategis, Turunkan Angka Inflasi di Kota Padang

Sebarkan artikel ini
(foto : pemko padang)

SINDOTIME.COM–Menjelang Idul Adha 2026, Pemerintah Kota Padang memperkuat berbagai langkah pengendalian ekonomi untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan masyarakat. Hasilnya, laju inflasi di Kota Padang menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan.

Data April 2026 mencatat inflasi tahunan (year-on-year) Kota Padang berada pada angka 1,97 persen. Capaian tersebut jauh lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang masih berada di level 3,3 persen. Angka itu sekaligus masuk dalam rentang sasaran inflasi nasional yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni 2,5 persen plus minus 1 persen.

Perkembangan tersebut disampaikan dalam High Level Meeting TPID Provinsi Sumatera Barat yang berlangsung di Aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Padang, Selasa (12/5/2026).

Kepala Bagian Perekonomian dan PSDA Setdako Padang, Indra Noveri, menjelaskan bahwa Pemko Padang menerapkan empat strategi utama untuk menekan inflasi daerah.

Baca Juga  Truk Hino Terbalik Dini Hari, Sopir Tinggalkan TKP

Langkah pertama dilakukan lewat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh 104 kelurahan. Program ini dijalankan bersama Bulog dan Bank Indonesia agar masyarakat tetap mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Strategi berikutnya adalah pengawasan harga secara harian di sembilan pasar utama Kota Padang. Data harga tersebut kemudian dipublikasikan secara terbuka melalui sejumlah platform digital pemerintah.

“Masyarakat dapat memantau perkembangan harga ini secara transparan melalui aplikasi Padang Mobile, Sidingdang, dan aplikasi milik Kementerian Pangan,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga menggencarkan sosialisasi terkait perkembangan harga dan kondisi pasar untuk menjaga stabilitas ekspektasi masyarakat. Upaya lainnya dilakukan melalui pemberian subsidi transportasi pada layanan Trans Padang yang tetap beroperasi di enam koridor guna menekan biaya logistik dan transportasi.

Baca Juga  Sinkronisasikan Penanganan Banjir di Kota Padang, Pemko Audiensi dengan BPBPK Sumbar

Sebagai tindak lanjut penguatan koordinasi, Pemko Padang sebelumnya juga mengadakan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada 7 Mei 2026 di Gedung Putih Rumah Dinas Balaikota.

Pertemuan tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan dihadiri unsur Bank Indonesia, Forkopimda, OPD, hingga para camat.

“Dari hasil pertemuan tersebut, kita mendapatkan gambaran bahwa kondisi pangan di Kota Padang dalam status aman. Kami siap menghadapi hari besar keagamaan Idul Adha,” ujar Indra Noveri.

Tak hanya sektor pangan, pemerintah daerah juga terus mengawasi ketersediaan komoditas bersubsidi seperti Minyakita, BBM, dan LPG agar distribusinya tetap lancar di tengah masyarakat.(*/zoe)