Headline

Jembatan Flyover Sitinjau Lauik I Selesai, Girder Jembatan 3 Mulai Dipasang

×

Jembatan Flyover Sitinjau Lauik I Selesai, Girder Jembatan 3 Mulai Dipasang

Sebarkan artikel ini
(foto : hki)

SINDOTIME.COM – Pembangunan Flyover Panorama I atau Sitinjau Lauik I terus menunjukkan kemajuan. Setelah penyelesaian pekerjaan Jembatan 1, proyek strategis di jalur penghubung Kota Padang tersebut berlanjut ke tahap konstruksi berikutnya, termasuk pemasangan girder pada Jembatan 3 segmen A1–P1 yang dijadwalkan berlangsung pada 26–27 Oktober 2026.

Tahapan ini menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu mengatasi persoalan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik. Jalur tersebut selama ini dikenal memiliki karakteristik medan yang ekstrem, dengan tanjakan curam dan tikungan tajam.

PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) selaku badan usaha pelaksana proyek menyebutkan, pekerjaan konstruksi selanjutnya akan diarahkan pada pembangunan Jembatan 2 serta sejumlah tahapan lain yang diperlukan untuk mengejar target penyelesaian.

Baca Juga  Percepat Pembebasan Lahan Tahap Dua Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik

Sebelum pemasangan girder Jembatan 3 dilaksanakan, progres fisik pembangunan tercatat mencapai 35,275 persen per 23 Oktober 2026. Capaian tersebut menjadi gambaran perkembangan proyek menjelang pelaksanaan pekerjaan lanjutan.

Manfaatkan Teknologi untuk Mendukung Kualitas Konstruksi

Proyek Flyover Sitinjau Lauik dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) bersama PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) HK-HKI. Adapun HPSL berperan sebagai badan usaha pelaksana dalam mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Untuk menunjang pembangunan, sejumlah teknologi modern diterapkan guna memastikan struktur bangunan memiliki kualitas yang baik serta proses konstruksi berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Teknologi yang digunakan meliputi Lead Rubber Bearing (LRB), Structural Health Monitoring System (SHMS), drone LiDAR, Building Information Modeling (BIM), Common Data Environment (CDE), hingga Augmented Reality (AR).

Baca Juga  Hendak Disembelih, Sapi Kurban Kabur Selama 30 Menit

Pemanfaatan berbagai teknologi tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan struktur, mempermudah pemantauan kondisi bangunan, serta meningkatkan efisiensi pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa pembangunan Flyover Sitinjau Lauik menjadi salah satu proyek prioritas pemerintah dalam memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan keselamatan transportasi di Sumatera Barat.

Ia menilai keberadaan flyover tersebut tidak hanya penting untuk menunjang mobilitas masyarakat, tetapi juga berperan dalam memperlancar distribusi logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dalam jangka panjang.

Hutama Karya Prioritaskan Keselamatan dan Mutu Pekerjaan