SINDOTIME.COM-Kebakaran yang terjadi di kawasan Karang Putih, RT 02/RW 02, Kelurahan Batugadang, Kecamatan Lubukkilangan, Kota Padang, pada Sabtu dini hari (6/6), mengakibatkan satu unit rumah warga ludes terbakar. Meskipun nilai kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp800 juta, upaya cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitarnya sehingga sedikitnya lima rumah berhasil diselamatkan.
Laporan mengenai peristiwa tersebut diterima Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang pada pukul 00.34 WIB. Hanya berselang tiga menit, armada dari Pos 1 Kuranji langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak kurang lebih 11 kilometer untuk melakukan penanganan darurat.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, menjelaskan bahwa tim tiba di lokasi sekitar pukul 00.49 WIB. Saat itu kobaran api sudah membesar sehingga petugas segera melakukan strategi pemadaman dan pelokalisasian agar kebakaran tidak merambat ke permukiman warga yang berada sangat dekat dengan titik kejadian.
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang relatif sempit, sehingga mobilisasi armada dan personel tidak dapat dilakukan secara leluasa. Selain itu, banyaknya warga yang memadati lokasi untuk menyaksikan peristiwa tersebut turut menyulitkan proses penanganan.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan lima unit armada utama yang mendapat dukungan tiga armada tambahan dari Damkar PT Semen Padang. Sebanyak 50 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini, dibantu aparat kepolisian yang melakukan pengamanan dan pengaturan situasi di sekitar lokasi kebakaran.
Rumah yang terbakar diketahui milik Nila (40), seorang ibu rumah tangga. Bangunan berukuran sekitar 10 x 12 meter persegi tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Rahma Atsani Putri (23), seorang karyawan swasta, yang melihat asap tebal disertai kobaran api muncul dari dalam rumah. Menyadari situasi darurat, ia segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Setelah hampir satu jam melakukan pemadaman, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 01.30 WIB. Respons cepat tersebut membuat kebakaran tidak meluas ke bangunan lain yang berada di lingkungan padat tersebut.
Data Dinas Pemadam Kebakaran mencatat sedikitnya lima bangunan di sekitar lokasi berhasil diamankan dari ancaman kebakaran. Area yang berpotensi terdampak diperkirakan mencapai sekitar 15 x 20 meter persegi, dengan nilai aset yang berhasil diselamatkan mencapai kurang lebih Rp1 miliar.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Petugas masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan pendalaman untuk memastikan sumber awal munculnya api.(*/zoe)











