SINDOTIME.COM–Si Jago Merah mengamuk pada sebuah rumah toko (ruko) dua lantai di Jorong Biaro, Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, pada Kamis dini hari (19/3). Kejadian ini berlangsung saat sebagian besar warga sedang terlelap. Insiden ini diduga berawal dari gangguan pada instalasi listrik, seperti korsleting arus pendek yang memicu munculnya api.
Menurut Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Agam, Fauzi, laporan pertama diterima tak lama setelah api terlihat membesar. Pemilik ruko, Nofri Repelita (58), yang juga menjadi pelapor, segera menghubungi petugas piket untuk meminta bantuan pemadaman.
Merespons laporan tersebut, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar dua kilometer dari pos terdekat. Dalam waktu sekitar dua menit, armada pertama tiba di lokasi, tepatnya pukul 01.22 WIB. Untuk menangani kebakaran ini, dikerahkan dua unit mobil pemadam dari Kabupaten Agam dengan total 15 personel, serta satu unit tambahan dari Kota Bukittinggi guna mempercepat proses penanganan.
Api yang melalap bagian lantai dua ruko berhasil dikendalikan setelah petugas melakukan upaya pemadaman intensif selama kurang lebih satu jam. Berkat kesigapan tim, api tidak sempat menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp35 juta. Bagian yang terbakar merupakan area lantai dua yang digunakan sebagai tempat usaha milik korban.
Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran. Meski demikian, dugaan sementara tetap mengarah pada kerusakan jaringan listrik di dalam bangunan. Dinas Damkar Kabupaten Agam juga mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik sebagai langkah pencegahan terhadap risiko kebakaran serupa.(*/zoe)











